<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579</id><updated>2011-04-21T19:43:38.579-07:00</updated><category term='ebook islami'/><category term='buku'/><category term='renungan'/><category term='artikel islami'/><category term='kumpulan artikel islami'/><category term='hikmah'/><title type='text'>muslimandiri</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-6524143594826902607</id><published>2009-02-26T18:08:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T18:11:42.409-08:00</updated><title type='text'>Cara Mendaftar Marketiva Langkah Demi Langkah</title><content type='html'>&lt;p&gt;Belajar Forex Trading Valas Secara Online itu mudah, mari saya tunjukkan langkah langkahnya. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Perhatian! Hanya Cocok Untuk Pemula&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda sudah mengerti dasar dasar forex (valuta asing), silahkan mencoba forex trading profesional yang memiliki banyak fitur, dan sangat kami rekomendasikan bagi anda para trader valutaasing professional. [&lt;a href="http://www.liteforex.org/default.php?uid=900000034" target="blank"&gt;Silahkan klik di sini untuk Broker Forex Profesional, Aman dan Terpercaya&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A. Untuk membuka account trading forex gratis atau free,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=277" target="blank"&gt;Silahkan isi form di SINI&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiga menit anda sudah akan bisa langsung trading, Anda akan mendapatkan haridah $5 gratis dan uang virtual untuk berlatih trading sebesar $10.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Penting&lt;/span&gt;: Anda harus memasukkan data personal dengan benar, mulai dari Nama Lengkap, Alamat, Nomor Telepon, Kode Pos, Kota dan Negara. User yang memasukkan data palsu atau asal asalan maka akan dihapus otomatis oleh sistem. Setiap orang hanya boleh membuat 1 account saja, karena bila anda membuat lebih dari 1 account, maka anda akan diblok. Karena itu anda akan diwajibkan memasukkan data sebenar-benarnya sesuai ID card (KTP) atau Driving License (SIM), karena KTP atau SIM ini akan diminta upload nantinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara Mengisi Form Pendaftaran:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk field dengan tanda bintang (*) harus Anda isi, yang lain boleh Anda kosongkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Username (*): Gunakan username/nickname yang bagus, karena akan Anda gunakan untuk chatting dengan sesama trader, misalnya: traderfx, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Password (*): Kata sandi anda, minimal 8 karakter gabungan huruf dan angka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;First Name (*): Nama depan Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Middle Initial: Nama tengah inisial Anda (1 karakter), kosongkan saja (jika anda tak memiliki nama tengah) atau masukkan nama tengah anda ke Last Name (jika anda memiliki nama tengah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Last Name (*): Nama belakang Anda, jika nama Anda hanya terdiri dari satu suku kata, masukkan nama Anda tersebut di field First Name dan Last Name. Contoh: jika nama Anda adalah Johny, maka masukkan First Name: Johny, Last Name: Johny.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Job Title : Kosongkan saja jika nama di ID/KTP atau driving license/SIM anda tak ada gelar atau isikan Gelar ke kolom ini (jika ada gelar di ID/KTP atau driving license/SIM)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Organization : Kosongkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Street Address (*): Alamat sesuai dengan ID/KTP atau driving license/SIM Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Additional Address : Kosongkan atau dapat anda isi alamat anda selain yang tercantum di ID/KTP atau driving license/SIM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;City (*): Kota Anda sesuai dengan ID/KTP atau driving license/SIM Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zip/Postal Code (*): Kode Pos&lt;/li&gt;&lt;li&gt;State/Province (*): Propinsi misalnya Jawa Barat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Country/Region (*): Negara&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Phone (*): Nomer Telpon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fax : Kosongkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mobile : Kosongkan atau isi dengan nomer cellular phone anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;E-mail (*): Alamat e-mail Anda (Harus masih aktif!)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Website : Kosongkan atau isi dengan website anda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Klik tombol Continue =&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;User Template (*): Standar Forex Trader&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Coupon: Kosongkan bila tak ada orang yang mereferensikan anda (kupon bukan berarti diskon, tapi hanya untuk menandai bahwa anda downline seseorang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Recovery Question (*): Pertanyaan untuk memulihkan password anda jika lupa, contoh what is your pet's name? (Apa nama hewan peliharaan anda?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Recovery Answer (*): Jawaban dari pertanyaan Recovery di atas, contoh: Si Manis Jembatan Ancol, maka Isikankan Si Manis Jembatan Ancol apabila nama hewan kesayangan anda adalah Si Manis Jembatan Ancol, disarankan jawaban terdiri dari beberapa kata yang mudah anda ingat, tapi sulit ditebak oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Klik tombol Next =&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Berilah tanda centang/check/tick pada pilihan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I have read, understood, and agree with the Service Agreement under which Marketiva Corporation provides it services and products. I have also read and understood the Risk Disclosure statement and I am willing and able to assume such risks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Setelah itu klik tombol Finish. Proses pendaftaran Anda telah selesai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;B. Untuk melakukan trading, anda membutuhkan Software Trading yang dapat didownload dari &lt;a href="http://www.marketiva.com/index.ncre?page=downloads&amp;amp;gid=277" target="blank"&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda klik bisa memilih menu "save" dan pilih directory untuk menaruh file tersebut misalnya di Desktop. (Jangan menggunakan software / program download ataupun accelerator)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;C. Sebaiknya anda melakukan identifikasi account/pengesahan setelah mendaftar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak HARUS langsung dan bisa menyusul kemudian, tapi jika anda menggunakan warnet / cyber cafe maka SEBELUM LOGIN ke software trading tersebut, sangat disarankan mengupload ID card (KTP) atau Driving License (SIM) agar tak disuspend atau bahkan dihapus account anda. Kecuali jika komputer tempat anda mendaftar tidak pernah digunakan user lain yang login ke software tradingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila account anda tersuspend maka jangan membuat account baru karena percuma saja, account baru itu biasanya akan dihapus ataupun segera tersuspend. Jalan satu-satunya untuk mengaktifkan account yang TERSUSPEND adalah MENGUPLOAD dokumen anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun kami sarankan anda sesegera mungkin melakukan identifikasi setelah mendaftar agar mendapat 2 keuntungan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dapat menarik dana&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bebas dari suspend/block bila trading di komputer yang pernah digunakan user lain)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Untuk proses identifikasi, yang diperlukan adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Picture Identification&lt;/span&gt;: Berupa scan dokumen identitas yang berfoto,misalnya KTP atau SIM,dengan format JPEG berwarna (lebih disarankan) atau minimal greyscale/monochrome (bukan fotokopi!). Ukuran file maksimum 100 Kbyte per lembarnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Identification confirming the customer's address&lt;/span&gt;: Berupa scan dokumen yang mencantumkan alamat anda, misalnya tagihan telepon,listrik,atau air. NB: Jika anda tidak mempunyai dokumen-dokumen di atas (point no 2),anda dapat hanya menggunakan scan identitas KTP saja.Caranya : Bagi anda yang memiliki KTP baru (dibelakangnya ada gambar peta), silahkan upload scan KTP halaman depannya dua kali sebagai point 1 sekaligus 2 di atas.Tapi bagi anda yang memiliki KTP format lama, bisa upload scan KTP halaman depan yang berfoto sebagai point 1 dan upload halaman belakang yang mencantumkan alamat sebagai point 2.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-6524143594826902607?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/6524143594826902607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/cara-mendaftar-marketiva-langkah-demi_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/6524143594826902607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/6524143594826902607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/cara-mendaftar-marketiva-langkah-demi_26.html' title='Cara Mendaftar Marketiva Langkah Demi Langkah'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-3485764796965906703</id><published>2009-02-10T21:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T21:17:49.285-08:00</updated><title type='text'>Cara Mendaftar Marketiva Langkah Demi Langkah</title><content type='html'>&lt;p&gt;Belajar Forex Trading Valas Secara Online itu mudah, mari saya tunjukkan langkah langkahnya. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Perhatian! Hanya Cocok Untuk Pemula&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda sudah mengerti dasar dasar forex (valuta asing), silahkan mencoba forex trading profesional yang memiliki banyak fitur, dan sangat kami rekomendasikan bagi anda para trader valutaasing professional. [&lt;a href="http://www.liteforex.org/default.php?uid=900000034" target="blank"&gt;Silahkan klik di sini untuk Broker Forex Profesional, Aman dan Terpercaya&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A. Untuk membuka account trading forex gratis atau free,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=277" target="blank"&gt;Silahkan isi form di SINI&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiga menit anda sudah akan bisa langsung trading, Anda akan mendapatkan haridah $5 gratis dan uang virtual untuk berlatih trading sebesar $10.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Penting&lt;/span&gt;: Anda harus memasukkan data personal dengan benar, mulai dari Nama Lengkap, Alamat, Nomor Telepon, Kode Pos, Kota dan Negara. User yang memasukkan data palsu atau asal asalan maka akan dihapus otomatis oleh sistem. Setiap orang hanya boleh membuat 1 account saja, karena bila anda membuat lebih dari 1 account, maka anda akan diblok. Karena itu anda akan diwajibkan memasukkan data sebenar-benarnya sesuai ID card (KTP) atau Driving License (SIM), karena KTP atau SIM ini akan diminta upload nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cara Mengisi Form Pendaftaran:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk field dengan tanda bintang (*) harus Anda isi, yang lain boleh Anda kosongkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Username (*): Gunakan username/nickname yang bagus, karena akan Anda gunakan untuk chatting dengan sesama trader, misalnya: traderfx, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Password (*): Kata sandi anda, minimal 8 karakter gabungan huruf dan angka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;First Name (*): Nama depan Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Middle Initial: Nama tengah inisial Anda (1 karakter), kosongkan saja (jika anda tak memiliki nama tengah) atau masukkan nama tengah anda ke Last Name (jika anda memiliki nama tengah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Last Name (*): Nama belakang Anda, jika nama Anda hanya terdiri dari satu suku kata, masukkan nama Anda tersebut di field First Name dan Last Name. Contoh: jika nama Anda adalah Johny, maka masukkan First Name: Johny, Last Name: Johny.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Job Title : Kosongkan saja jika nama di ID/KTP atau driving license/SIM anda tak ada gelar atau isikan Gelar ke kolom ini (jika ada gelar di ID/KTP atau driving license/SIM)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Organization : Kosongkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Street Address (*): Alamat sesuai dengan ID/KTP atau driving license/SIM Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Additional Address : Kosongkan atau dapat anda isi alamat anda selain yang tercantum di ID/KTP atau driving license/SIM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;City (*): Kota Anda sesuai dengan ID/KTP atau driving license/SIM Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zip/Postal Code (*): Kode Pos&lt;/li&gt;&lt;li&gt;State/Province (*): Propinsi misalnya Jawa Barat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Country/Region (*): Negara&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Phone (*): Nomer Telpon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fax : Kosongkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mobile : Kosongkan atau isi dengan nomer cellular phone anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;E-mail (*): Alamat e-mail Anda (Harus masih aktif!)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Website : Kosongkan atau isi dengan website anda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Klik tombol Continue =&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;User Template (*): Standar Forex Trader&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Coupon: Kosongkan bila tak ada orang yang mereferensikan anda (kupon bukan berarti diskon, tapi hanya untuk menandai bahwa anda downline seseorang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Recovery Question (*): Pertanyaan untuk memulihkan password anda jika lupa, contoh what is your pet's name? (Apa nama hewan peliharaan anda?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Recovery Answer (*): Jawaban dari pertanyaan Recovery di atas, contoh: Si Manis Jembatan Ancol, maka Isikankan Si Manis Jembatan Ancol apabila nama hewan kesayangan anda adalah Si Manis Jembatan Ancol, disarankan jawaban terdiri dari beberapa kata yang mudah anda ingat, tapi sulit ditebak oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Klik tombol Next =&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Berilah tanda centang/check/tick pada pilihan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I have read, understood, and agree with the Service Agreement under which Marketiva Corporation provides it services and products. I have also read and understood the Risk Disclosure statement and I am willing and able to assume such risks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Setelah itu klik tombol Finish. Proses pendaftaran Anda telah selesai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;B. Untuk melakukan trading, anda membutuhkan Software Trading yang dapat didownload dari &lt;a href="http://www.marketiva.com/index.ncre?page=downloads&amp;amp;gid=277" target="blank"&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda klik bisa memilih menu "save" dan pilih directory untuk menaruh file tersebut misalnya di Desktop. (Jangan menggunakan software / program download ataupun accelerator)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;C. Sebaiknya anda melakukan identifikasi account/pengesahan setelah mendaftar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak HARUS langsung dan bisa menyusul kemudian, tapi jika anda menggunakan warnet / cyber cafe maka SEBELUM LOGIN ke software trading tersebut, sangat disarankan mengupload ID card (KTP) atau Driving License (SIM) agar tak disuspend atau bahkan dihapus account anda. Kecuali jika komputer tempat anda mendaftar tidak pernah digunakan user lain yang login ke software tradingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila account anda tersuspend maka jangan membuat account baru karena percuma saja, account baru itu biasanya akan dihapus ataupun segera tersuspend. Jalan satu-satunya untuk mengaktifkan account yang TERSUSPEND adalah MENGUPLOAD dokumen anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun kami sarankan anda sesegera mungkin melakukan identifikasi setelah mendaftar agar mendapat 2 keuntungan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dapat menarik dana&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bebas dari suspend/block bila trading di komputer yang pernah digunakan user lain)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Untuk proses identifikasi, yang diperlukan adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Picture Identification&lt;/span&gt;: Berupa scan dokumen identitas yang berfoto,misalnya KTP atau SIM,dengan format JPEG berwarna (lebih disarankan) atau minimal greyscale/monochrome (bukan fotokopi!). Ukuran file maksimum 100 Kbyte per lembarnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Identification confirming the customer's address&lt;/span&gt;: Berupa scan dokumen yang mencantumkan alamat anda, misalnya tagihan telepon,listrik,atau air. NB: Jika anda tidak mempunyai dokumen-dokumen di atas (point no 2),anda dapat hanya menggunakan scan identitas KTP saja.Caranya : Bagi anda yang memiliki KTP baru (dibelakangnya ada gambar peta), silahkan upload scan KTP halaman depannya dua kali sebagai point 1 sekaligus 2 di atas.Tapi bagi anda yang memiliki KTP format lama, bisa upload scan KTP halaman depan yang berfoto sebagai point 1 dan upload halaman belakang yang mencantumkan alamat sebagai point 2.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=identification&amp;amp;gid=277" target="blank"&gt;Silahkan klik di SINI untuk melakukan identifikasi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-3485764796965906703?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://mahirbisnis.blogspot.com/' title='Cara Mendaftar Marketiva Langkah Demi Langkah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/3485764796965906703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/cara-mendaftar-marketiva-langkah-demi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3485764796965906703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3485764796965906703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/cara-mendaftar-marketiva-langkah-demi.html' title='Cara Mendaftar Marketiva Langkah Demi Langkah'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-7085978268682130491</id><published>2009-02-10T00:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T02:27:26.653-08:00</updated><title type='text'>Segala Puji</title><content type='html'>Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan dan kekasih kita, Rasulullah, keluarga beserta para sahabat beliau, shalallahu 'alaihi wasalam. Al-Qur'an adalah kalam (firman) Allah. Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Allah atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Khaththabi mengatakan: "Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat al-Qur'an adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembaca (al-Qur'an), 'Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat al-Qur'an yang sebelumnya kamu baca (di dunia).' Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya al-Qur'an, maka ia menempati tingkatan surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membaca sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengan bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-7085978268682130491?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/7085978268682130491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/segala-puji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/7085978268682130491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/7085978268682130491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/segala-puji.html' title='Segala Puji'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-6730134797956195561</id><published>2009-02-04T23:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T18:14:42.025-08:00</updated><title type='text'>Tuntunan Shalat Gerhana</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Shalih Bin Fauzan Al Fauzan&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَلِكَ إِلا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (٥) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkannya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya kepada orang-orang yang mengetahui” (Yunus:5)&lt;span id="more-720"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan Dia juga berfirman , &lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (٣٧)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan.&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) bersujud kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah” (Fushilat:37)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shalat gerhana adalah sunnah muakadah menurut kesepakatan para ulama, dan dalilnya adalah As Sunnah yang tsabit dari Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerhana adalah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah untuk menakut-nakuti para hamba-Nya. Allah berfirman ,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَمَا نُرْسِلُ بِالآيَاتِ إِلا تَخْوِيفًا (٥٩)&lt;/p&gt; &lt;p&gt; “Dan kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti” (Al Israa:59)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika terjadi gerhana matahari di jaman Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau keluar dengan bergegas, menarik bajunya, lalu shalat dengan manusia, dan memberitakan kepada mereka: bahwa gerhana adalah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dengan gerhana tersebut Allah menakut-nakuti para hamba-Nya; boleh jadi merupakan sebab turunnya adzab untuk manusia, dan memerintahkan untuk mengerjakan amalan yang bisa menghilangkannya. Beliau memerintahkan untuk mengerjakan sholat, berdo’a, istighfar, bersedekah, memerdekakan budak, dan amalan-amalan shalih lainnya ketika terjadi gerhana; hingga hilang musibah yang menimpa manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam gerhana terdapat peringatan bagi manusia dan ancaman bagi mereka agar kembali kepada Allah dan selalu merasa diawasi oleh-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka di zaman jahiliyyah meyakini bahwa gerhana terjadi ketika lahirnya atau matinya seorang pembesar. Maka Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam membantah keyakina tersebut dan menjelaskan tentang hikmah ilahiyyah pada terjadinya gerhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari hadits Abu Mas’ud Al Anshari berkata ,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terjadi gerhana matahari pada hari meninggalnya Ibrahim Bin Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam maka manusia mengatakan, “Terjadi gerhana matahari karena kematian Ibrahim”. Maka Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak terkena gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang, jika kalian melihat yang demikian itu, maka bersegeralah untuk ingat kepada Allah dang mengerjakan Sholat” “.[1]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hadits lain dalam Ash Shahihain, , &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maka berdoalah kepada Allah dan kerjakanlah Sholat hingga matahari terang”.[2]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Shahih Al Bukhari dari Abu Musa, (artinya), &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tanda-tanda yang Allah kirimkan ini bukanlah karena kematian atau kehidupan seseorang, tetapi Allah sedang manakut-nakuti hamba-hamba-Nya dengannya, maka jika kalian melihat sesuatu yang demikian itu, bersegeralah untuk mengingat Allah, berdo’a dan meminta ampun kepada-Nya”.[3]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu Wata’ala memberlakukan pada dua tanda kekuasaan-Nya yang besar ini (matahari dan bulan) kusuf dan khusuf (gerhana); agar para hamba mengambil pelajaran dan tahu bahwa keduanya adalah makhluk yang terkena kekurangan dan perubahan sebagaimana makhluk-makhluk lainnya; untuk menunjukkan kepada hamba-Nya dengan peritiwa itu atas kekuasaan-Nya yang sempurna dan hanya Dialah yang berhak untuk diibadahi sebagaimana firman Allah , &lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (٣٧)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ilalah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) bersujud kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah” (Fushilat:37)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu shalat gerhana: dari mulai terjadinya gerhana sampai hilang berdasar sabda beliau Sholallahu ‘Alaihi Wasallam , “Apabila kalian melihat (artinya: sesuatu dari peristiwa tersebut), maka shalatlah”. (Mutafaqqun ‘Alaih) [4]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan dalam hadits lainnya , “Dan jika kalian melihat yang demikian itu maka sholatlah hingga matahari kelihatan”. (Diriwayatkan oleh Muslim) [5]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shalat gerhana tidak diqadha setelah hilangnya gerhana tersebut, karena telah hilang waktunya. Jika gerhana telah hilang sebelum mereka mengetahuinya, maka mereka tidak perlu melakukan shalat gerhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CARA SHALAT GERHANA: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengerjakan shalat 2 raka’at dengan mengeraskan bacaan padanya, menurut pendapat yang shahih dari dua pendapat ulama, membaca pada rakaat pertama surat Al Fatihah dan surat yang panjang seperti surat Al Baqarah atau yang seukuran dengannya, kemudian ruku’ dengan ruku’ yang panjang, kemudian mengangkat kepalanya dan membaca:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“SAMI ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, “Maha mendengar Allah terhadap orang yang memuji-Nya. Wahai Robb kami, bagi Engkaulah segala puji”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah i’tidal, melakukan seperti shalat-shalat yang lainnya, kemudian membaca Al Fatihah dan surat yang lebih pendek dari yang pertama seukuran surat Ali ‘Imran, kemudian memanjangkan ruku’nya, lebih pendek dari ruku’ yang pertama, kemudian mengangkat kepalanya dan membaca, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;” SAMI’ ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD, HAMDAN KATSIRAN THAYYIBAN MUBAARAKAN FIIHI, MIL’AS SAMAA’I WA MIL’AL ARDH, WA MIL’A MA SYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU”&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Artinya, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maha mendengar Allah terhadap orang yang memuji-Nya. Wahai Robb kami,bagi Engkaulah segala puji dengan pujian yang banyak, baik dan penuh keberkahan padanya, sepenuh langit, sepenuh bumi dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki dari segala sesuatu sesudahnya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian sujud dua kali yang panjang dan tidak memperlama duduk diantara dua sujud, kemudian shalat untuk raka’at yang kedua seperti yang pertama dengan dua ruku’ dan dua sujud yang panjang, sebagaimana yang dikerjakan para raka’at yang pertama, kemudian tasyahud dan salam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah salat gerhana sebagaimana yang dikerjakan oleh Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam dan sebagaimana yang diriwayatkan dari beliau tentang hal itu melalaui beberapa jalan, sebagiannya di Ash Shahihain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radhiyallahu ‘Anha , “Matahari mengalami gerhana pada masa Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam, maka beliau berdiri, bertakbir, dan orang-orang berbaris dibelakang beliau. Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam membaca bacaan yang panjang lalu beliau ruku’ dengan ruku’ yang lama, kemudian mengangkat kepalanya dan mengucapkan, “SAMI’ ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANAA WA LAKA AL HAMDU”. Kemudian beliau berdiri dan membaca bacaan yang panjang lebih pendek dari bacaan yang pertama, lalu takbir dan ruku’ yang lama lebih pendek dari ruku’ yang pertama, kemudian mengucapkan, “SAMI’ ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, ROBBANAA WA LAKA AL HAMDU”. Kemudian sujud. Lalu beliau mengerjakan yang seperti itu pada rakaat yang kedua hingga sempurna empat ruku’ dan empat sujud. Dan matahari kembali terlihat sebelum beliau selesai” (Muttafaqun ‘Alaih) [6]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan disunnahkan untuk shalat dengan berjama’ah berdasar perbuatan Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam. Dan Boleh untuk mengerjakan sendiri-sendiri, tetapi mengerjakannya dengan berjama’ah lebih utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disunnahkan bagi imam untuk memberikan nasehat kepada manusia setelah shalat gerhana, mengingatkan mereka dari kelalaian dan kelengahan serta memerintahkan mereka untuk memperbanyak doa dan istighfar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Ash Shahih dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anha (artinya),&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bahwa Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam telah selesai shalat dan matahari telah nampak, lalu beliau berkhutbah di hadapan manusia, memuji Allah dan memuja-Nya, dan bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak terkena gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang, jika kalian melihat yang demikian itu, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbir, mengerjakan shalat, dan bershadaqahlah…”.” [7]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila shalat sudah selesai sebelum gerhana hilang, hendaknya mengingat dan berdo’a kepada Allah hingga gerhana tersebut hilang, dan tidak perlu mengulang shalat, seharusnya menyempurnakan shalat dan tidak menghentikannya; berdasar firman Allah ,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ (٣٣)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan janganlah kamu merusakkan amal-amalmu”  (Muhammad:33)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka shalat dilakukan pada waktu terjadinya gerhana berdasar sabda beliau, “hingga gerhana itu hilang”, dan sabda beliau, “Hingga dihilangkan apa yang menimpa kalian”.[8]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syaikh Al Islam Ibnu Taimiyyah berkata,&lt;br /&gt;“Gerhana terkadang lama waktunya dan terkadang pendek, tergantung gerhananya. Terkadang tertutup semuanya (gerhana total), terkadang separuh atau sepertiganya. Jika yang tertutup besar; hendaknya memanjangkan shalat hingga membaca Al Baqarah dan yang semisalnya pada raka’at pertama dan setelah ruku’ yang kedua hendaknya membaca yang lebih pendek. Telah datang hadits-hadits shahih dari Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam tentang apa yang kami sebutkan. Dan disyariatkan untuk mempercepat shalat jika telah hilang sebabnya. Begitu pula jika mengetahui bahwa gerhana tersebut tidak lama. Dan apabila gerhana tersebut menipis sebelum shalat, maka supaya memulai shalat dan memendekkannya, itulah pendapat jumhur Ahli Ilmu; karena shalat tersebut disyariatkan berdasarkan’illah (sebab), dan ‘illah itu telah hilang. Jika gerhana itu hilang sebelum shalat; maka tidak perlu shalat….”. [9]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FootNote:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[1] Dikeluarkan oleh AL Bukhari ( Nomer 1041, 1057, 3204) dan Muslim (Nomer 911).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[2] Muttafaq ‘Alaih dari hadits Al Mughirah Bin Syu’bah; Al Bukhari (1060) [2/705] ini adalah lafadznya; dan Muslim (2119) [2/457].&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[3] Dikeluarkan oleh Al Bukhari (1059) [2/704] Al Kusuf 14; dan Muslim (912).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[4] Muttafaq ‘Alaih dari hadits Mughirah: Al Bukhari (1043) [2/679] Al Kusuf 1, ini adalah lafadznya; dan Muslim (2119) [3/457] Al Kusuf 5&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[5] Dikeluarkan oleh Muslim dari hadits Jabir (2099) [3/447] Al Kusuf 5.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[6] Muttafaq ‘Alaih: Al Bukhari (1046) [2/688]; dan Muslim (2088) [3/440].&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[7] Muttafaq ‘Alaih: Al Bukhari (1044) [2/682]; dan Muslim (2086) [3/438].&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[8] Dikeluarkan oleh Al Bukhari (1063) [2/706] Al Kusuf 17. Dan asalnya adalah Muttafaq ‘Alaih dari hadits ABu Mas’ud Al Anshari: Al Bukhari (1041) [2/678] Al Kusuf 1; dan Muslim (2111) [3/453] Al Kusuf 5.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[9] Lihat “Majmu Fataawaa Syaikh Al Islam”  &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-6730134797956195561?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/6730134797956195561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/tuntunan-shalat-gerhana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/6730134797956195561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/6730134797956195561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/tuntunan-shalat-gerhana.html' title='Tuntunan Shalat Gerhana'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-8322625210709472867</id><published>2009-02-04T23:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T18:14:42.025-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan artikel islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Bagaimana Cara Meruqyah yang Benar?</title><content type='html'>&lt;embed src="http://blogoholic.info/wellcome.swf" quality="high" bgcolor="white" width="500" height="100" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi? P1_Prod_Version=ShockwaveFlash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-8322625210709472867?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/8322625210709472867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/bagaimana-cara-meruqyah-yang-benar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/8322625210709472867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/8322625210709472867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/bagaimana-cara-meruqyah-yang-benar.html' title='Bagaimana Cara Meruqyah yang Benar?'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-452244891621321294</id><published>2009-02-04T23:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T18:14:42.025-08:00</updated><title type='text'>Apakah Rokok itu Haram?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memang rokok itu belum ada, namun sesungguhnya Islam datang dengan pokok yang umum, mengharamkan segala sesuatu yang membahayakan tubuh, mengganggu orang di dekatnya, atau menyia-nyiakan harta. Inilah dalil-dalil yang menunjukkan hukum rokok.&lt;span id="more-724"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (Al-A’raf: 157).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan rokok merupakan perkara buruk yang memudharatkan dan baunya pun busuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. (Al-Baqarah: 195).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rokok akan menyebabkan penyakit yang mematikan seperti TBC, kanker dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Janganlah kalian membunuh jiwa-jiwa kalian. (An-Nisa: 29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok itu membunuh secara perlahan-lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Allah berfirman tentang mudharatnya khamr,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. (Al-Baqarah: 219).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahaya rokok itu lebih besar dari manfaatnya, bahkan rokok itu seluruhnya membahayakan (tidak ada manfaatnya sama sekali –pent.).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Allah ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan (Al-Isra’: 27).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rokok itu bentuk pemborosan dan berlebih-lebihan, termasuk perbuatannya syaithan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidaklah membahayakan dan tidaklah dibahayakan” (Shahih, riwayat Ahmad).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rokok itu membahayakan orang yang menghisapnya, dan mengganggu orang yang di dekatnya serta menyia-nyiakan hartanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَكَرِهَ (اللهُ) لَكُمْ إِضَاعَةَ الْمَالِ &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Allah membenci penyia-nyiaan harta bagi kalian” (Muttafaqun ‘alaihi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan rokok merupakan penyia-nyiaan harta. Penghisapnya dibenci oleh Allah ta’ala. (*)&lt;/p&gt; (Dinukil untuk Blog www.ulamasunnah.wordpress.com dari buku “Bagaimana Mendidik Putra Putri Anda” karya Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-452244891621321294?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/452244891621321294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/apakah-rokok-itu-haram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/452244891621321294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/452244891621321294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/apakah-rokok-itu-haram.html' title='Apakah Rokok itu Haram?'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-3929441393894063957</id><published>2009-02-04T03:22:00.001-08:00</published><updated>2009-02-26T18:14:42.025-08:00</updated><title type='text'>Sistem Ekonomi Islam</title><content type='html'>Terdapat beberapa riwayat terkait sebab turun ayat ini. Sebagi mukaddimah, tidak masalah kita sebutkan di sini, dengan tujuan untuk menghadirkan hakikat kehidupan yang dihadapi Al-Qur’an (saat ia diturunkan) dan hakikat upaya yang diberikannnya untuk mendidik jiwa dan mengangkat derajatnya ke posisi yang sebenarnya. &lt;p&gt;Ibnu Jarir meriwayatkan – dengan sanadnya – dari Al-Barrok bin ‘Azib – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata : Ayat ini diturunkan pada kaum Anshar ketika penebangan pohon kurma (semacam peremajaan) mereka menyisihkan buah kurma yang belum matang dan menggantungkannya dengan tali yang diikatkan di antara dua tiang di Masjid Nabawi. &lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang Muhajirin yang miskin memakannya. Seorang di antara mereka sengaja memberikan yang buruk dan dimasukkan (digantungkan) di ujung tongkat karena menduga hal tesebut tidak masalah. Maka Allah menurunkan pada yang melakukannya “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, …”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula seperti yang diriwayatkan Al-Hakim dari Al-Bbarrok dan dia berkata : Hadits tersebut shahih berdasarkan syarat Bukhari dan Musli, kendati mereka tidak mentakhrijnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu Hatim meriwayatkan – dengan sanadnya dari sumber lain – dari Al-Bbarrok ra dia berkata : Ayat itu turun pada kami. Kami adalah para pemilik kebun kurma. Ada seorang yang membawa kurma berdasarkan banyak atau sedikit (panen). Lalu seseorang datag membawa kurma simpanannya dan menggantungkannya di Masjid Nabawi. Ahlu Shuffah (beberapa sahabat miskin yang tinggal di Masjid Nabawi) tidak memiliki makanan. Salah seorang di antara mereka saat lapar memukul (kuram yang digantung itu) dengan tongkatnya, lalu jatuhlah buah kurma yang belum matang dan yang sudah matang. Iapun memakannya. Orang-orang yang tidak menyukai kebaikan datang membawa buah kurma yang rusak, buah ujung dan yang belum matang lalu digantungkan (di Masjid Nabawi), maka turunlah ayat “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya”. Dia berkata : jika di antara kamu dihadiahkan seperti apa yang dia berikan, niscaya dia tidak akan mengambilnya kecuali sambil memejamkan mata dan karena malu. Maka setelah itu kami datang dengan membawa kurma yang baik yang kami miliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua riwayat tersebut mirip redaksinya. Keduanya mengisyaratkan situasi, kondisi dan realitas di Madinah saat itu. Juga memperlihatkan pada kita lembaran yang bertentangan yang pernah dilukiskan kaum Anshar dalam sejarah pengorbanan, kemurahan hati dan pemberian yang melimpah. Bagaimana ayat tersebut memperlihatkan pada kita bahwa dalam satu jamaah terdapat contoh ajaib yang tinggi, sedangkan contoh yang lain adalah yang membutuhkan tarbiyah, perbaikan, dan arahan agar dapat menuju kesempurnaan. Sebagaimana sebagian kaum Anshar membutuhkan larangan bagi kesengajaan memberikan harta mereka yang buruk yang mana mereka sendiri terkadang tidak mau menerimanya dalam bentuk hadiah kecuali karena malu menolaknya dan tidak pula terjadi dalam transaksi bisnis kecuali dengan memejamkan mata. Artinya, sebuah kekurangan dalam value (nilai), padahal mereka persembahkan untuk Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab itu, datang komentar Allah “ Ketahuilah sesunggugnya Allah Maha Kaya lagi Terpuji”. Maha Kaya… Mutlak tidak butuh pemberian manusia. Jika mereka meberikan sesuatu, maka pemberian itu untuk diri mereka sendiri. Maka berikanlah yang terbaik dan juga dengan keikhlasan hati. Maha Terpuji…. Menerima yang baik-baik dan memujinya serta membalasnya dengan kebaikan (syurga).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap dari dua karakter tersebut sangat menggugah hati kita, sebagaimana menggugah hati para kaum Anshar itu. “Wahai orang-orang beriman! Infakkanlah yang baik-baik dari hartamu”. Kalu tidak, Allah tidak butuh pada harta buruk yang diinfakkan itu. Sedangkan Dia hanya menerima dan memuji kalian jika memberikan yang baik-baik sebagai balasan bagi yang ridha dan bersyukur. Karena Allah adalah Pemberi rezki. Dia membalas pemberian kalian dengan balasan terpuji, sedangkan harta yang kalian berikan itu adalah pemberian-Nya juga sebelumnya. Inspirasi macam apa gerangan? Motivasi macam apa gerangan dan tarbiayah hati macam apa gerangan yang erdapat dalam metode yang amat dahsyat ini?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manakala tidak mau berinfak atau memebrikan yang buruk dan jelek sesunguhnya menunjukkan motivasi yang buruk dan keyakinan terhadap apa yang ada di sisi Allah yang terganggu. Juga ketakutan pada kemiskinan yang tidak mungkin dimiliki jiwa yang terhubung dengan Allah, bergantung pada-Nya dan menyadari semua yang ada pada dirinya akan kembali kepada Allah. Allah membuka faktor-faktor pendorong tersebut bagi orang-orang beriman agar terlihat nyata dan agar mereka mengetahui dari mana tumbuhnya nafsu dan apa saja yang mempengaruhi hati… Itulah setan. “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia . Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setan menakut-nakuti kamu akan kefakiran. Itulah faktor yang mempengaruhi jiwamu untuk tamak, kikir dan kompetisi tidak sehat. Setan juga menyuruh kamu berbuat fahsyak (keji). “Fahsyak” adalah setiap maksiat. Artinya, melampaui batas. Kendati kata “fahsyak” mendominasi makna makasiat tertentu, akan tetapi kata tersebut juga mencakup semua bentuk maksiat. Ketakutan fakir / miskin di kalangan kaum Jahiliyah sehingga mereka menguburkan anak-anak wanita hidup-hidup juga diesebut “fahsyak”. Rakus dalam mengumpulkan harta sehingga mendorong melakukan tarnsasksi riba, juga disebut “fahsyak”. Sesungguhnya takut miskin disebabkan infak fi sabilillah juga termasuk “fahsya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika setan menjanjikan Anda kemiskinan dan menyuruh berbuat “fahsyak”, Allah menjanjikan Anda ampunan dan karunia. “Allah menjanjikan kamu ampunan dan karunia”. Didahulukan “ampunan” dan diakhirkan “ karunia”, karena karunia itu sebagai tambahan di atas “ampunan”. Termasuk juga pemebrian rezki di bumi ini, sebagai balasan pengorbanan di jalan Allah. “ Allah Maha Luas (karunia) dan Maha Mengetahui”. Dia memberi kelapanagan (rezki) dan mengetahui apa yang menjadi was-was (bisikan) dalam dada manusia dan apa yang terbetik dalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah idak hanya memberikan harta dan tidak ahanya ampunan. Akan tetapi memberikan “hikmah”, yakni kemampuan merealisasikan niat, lurus, menyadari penyakit dan tujuan dan meletakkan masalah pada temapatnya dengan tepat dan visi serta kesadaran penuh. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak”. Diberikan-Nya niat dan-Nya pula kesadaran mengenal penyakit dan tujuan sehingga tidak tersesat dalam menilai permasalahan / perkara. Diberikan-Nya kemampuan melihat yang mencerahkan yang membimbing memperoleh yang baik dan benar dari pergerakan dan perbuatan… Semua itu adalah kebaikan yang banyak dan beragam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan tidka ada yang dapat mengambil peringatan keculi mereka yang memiliki pemikiran”. Orang yang memiliki “lub” yakni akal, dialah yang ingat dan tidak lupa, hati-hati, tidak lalai, mengambil pelajaran dan tidak terjerumus ke kesesatan. Ini adalah tugas akal. Tugasnya adalah mengingat petunjuk wahyu dan bukti-buktinya serta memanfaatkannya sehingga tidak hidup main-main dan lalai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hikmah ini diberikan Allah kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Hikmah itu terkait dengan kehendak Allah Subhanah. Ini adalah kaedah dasar dalam konsepsi Islam. Yakni, mengembalikan segala sesuatu pada kehendak mutlak dan pilihan Allah. Pada waktu yang sama, Al-Qur’an menetapkan hakikat lain, yakni siapa yang menginginkan hidayah dan berusaha meraihnya serta bersungguh-sungguh untuknya, maka Allah tidak akan menghalanginya dan bahkan menolongnya : “ Dan orang-orang yang bersusngguh-sungguh di jalan Kami pasti Kamu tunjukkan jalan Kami dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang baik (professional)”. Hendaklah merasakan ketenangan setiap orang yang datang meraih petunjuk Allah bahwa kehendak Allah akan memberinya pentunjuk, hikmah dan kebaikan yang banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada hakikat lain – sebelum membahas masalah ini dengan luas – sebelum meninggalkan renungan ini pada firmal Allah: “ Setan menjanjikan padamu kemiskinan dan menyuruhmu berbuat “fahsyak”, sedangkan Allah Allah menjanjikan padamu ampunan dan karunia. Dan Allah Maha luas (karunia) dan Maha Mengetahui. Dia memberika “hikmah” kepada orang yang dikehendaki….”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya di hadpan manusia hanya ada dua jalan, tidak ada jalan yang ketiga. Jalan setan atau jalan Allah. Apakah dia mendengar janji Allah atau janji setan. Siapa yang tidak berjalan di atas jalan Allah dan mendengarkan janji-Nya maka orang itu pasti berjalan di atas jalan setan dan mengikiuti janjinya. Sebab itu, tidak ada manhaj (yang lurus) kecuali hanya satu, yaitu “al-haq”… Manhaj yang disyariatkan Allah. Selain itu adalah milik setan dan dari setan.&lt;/p&gt; Hakikat ini ditetapkan Al-Qur’an Al-Karim dan diulang-ulang serta amat ditekankan, agar tidak ada lagi argumentasi bagi orang yang ingin menyimpang dari manhaj Allah, kemudian mengklaimnya sebagi petunjuk dan kebenaran; dalam masalah apa saja. Tidak ada lagi remang-remang atau tertutup. Allah… atau setan. Manhaj Allah…. atau manhaj setan. Jalan Allah… atau jalan setan bagi yang menghendaki dan memilihnya. “Agar celaka orang yang celaka dengan nyata (argumentasi) dan hidup (dalam petunjuk) orang yang hidup dengan nyata”. Tidak ada lagi remang-remang, tertutup dan terbungkus… Sesungguhnya yang ada hanyalah “hudan” (petunjuk) atau kesesatan. Hak itu hanya satu dan tidak berbilang. “Dan tidak ada lagi setelah hak itu melainkan kesesatan”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-3929441393894063957?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/3929441393894063957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/sistem-ekonomi-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3929441393894063957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3929441393894063957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/sistem-ekonomi-islam.html' title='Sistem Ekonomi Islam'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8103415913125431579.post-3467037336833913813</id><published>2009-02-04T03:22:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T18:14:44.916-08:00</updated><title type='text'>Sistem Ekonomi Islam</title><content type='html'>erdapat beberapa riwayat terkait sebab turun ayat ini. Sebagi mukaddimah, tidak masalah kita sebutkan di sini, dengan tujuan untuk menghadirkan hakikat kehidupan yang dihadapi Al-Qur’an (saat ia diturunkan) dan hakikat upaya yang diberikannnya untuk mendidik jiwa dan mengangkat derajatnya ke posisi yang sebenarnya. &lt;p&gt;Ibnu Jarir meriwayatkan – dengan sanadnya – dari Al-Barrok bin ‘Azib – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata : Ayat ini diturunkan pada kaum Anshar ketika penebangan pohon kurma (semacam peremajaan) mereka menyisihkan buah kurma yang belum matang dan menggantungkannya dengan tali yang diikatkan di antara dua tiang di Masjid Nabawi. Maka orang Muhajirin yang miskin memakannya. Seorang di antara mereka sengaja memberikan yang buruk dan dimasukkan (digantungkan) di ujung tongkat karena menduga hal tesebut tidak masalah. Maka Allah menurunkan pada yang melakukannya “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, …”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula seperti yang diriwayatkan Al-Hakim dari Al-Bbarrok dan dia berkata : Hadits tersebut shahih berdasarkan syarat Bukhari dan Musli, kendati mereka tidak mentakhrijnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu Hatim meriwayatkan – dengan sanadnya dari sumber lain – dari Al-Bbarrok ra dia berkata : Ayat itu turun pada kami. Kami adalah para pemilik kebun kurma. Ada seorang yang membawa kurma berdasarkan banyak atau sedikit (panen). Lalu seseorang datag membawa kurma simpanannya dan menggantungkannya di Masjid Nabawi. Ahlu Shuffah (beberapa sahabat miskin yang tinggal di Masjid Nabawi) tidak memiliki makanan. Salah seorang di antara mereka saat lapar memukul (kuram yang digantung itu) dengan tongkatnya, lalu jatuhlah buah kurma yang belum matang dan yang sudah matang. Iapun memakannya. Orang-orang yang tidak menyukai kebaikan datang membawa buah kurma yang rusak, buah ujung dan yang belum matang lalu digantungkan (di Masjid Nabawi), maka turunlah ayat “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya”. Dia berkata : jika di antara kamu dihadiahkan seperti apa yang dia berikan, niscaya dia tidak akan mengambilnya kecuali sambil memejamkan mata dan karena malu. Maka setelah itu kami datang dengan membawa kurma yang baik yang kami miliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua riwayat tersebut mirip redaksinya. Keduanya mengisyaratkan situasi, kondisi dan realitas di Madinah saat itu. Juga memperlihatkan pada kita lembaran yang bertentangan yang pernah dilukiskan kaum Anshar dalam sejarah pengorbanan, kemurahan hati dan pemberian yang melimpah. Bagaimana ayat tersebut memperlihatkan pada kita bahwa dalam satu jamaah terdapat contoh ajaib yang tinggi, sedangkan contoh yang lain adalah yang membutuhkan tarbiyah, perbaikan, dan arahan agar dapat menuju kesempurnaan. Sebagaimana sebagian kaum Anshar membutuhkan larangan bagi kesengajaan memberikan harta mereka yang buruk yang mana mereka sendiri terkadang tidak mau menerimanya dalam bentuk hadiah kecuali karena malu menolaknya dan tidak pula terjadi dalam transaksi bisnis kecuali dengan memejamkan mata. Artinya, sebuah kekurangan dalam value (nilai), padahal mereka persembahkan untuk Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab itu, datang komentar Allah “ Ketahuilah sesunggugnya Allah Maha Kaya lagi Terpuji”. Maha Kaya… Mutlak tidak butuh pemberian manusia. Jika mereka meberikan sesuatu, maka pemberian itu untuk diri mereka sendiri. Maka berikanlah yang terbaik dan juga dengan keikhlasan hati. Maha Terpuji…. Menerima yang baik-baik dan memujinya serta membalasnya dengan kebaikan (syurga).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap dari dua karakter tersebut sangat menggugah hati kita, sebagaimana menggugah hati para kaum Anshar itu. “Wahai orang-orang beriman! Infakkanlah yang baik-baik dari hartamu”. Kalu tidak, Allah tidak butuh pada harta buruk yang diinfakkan itu. Sedangkan Dia hanya menerima dan memuji kalian jika memberikan yang baik-baik sebagai balasan bagi yang ridha dan bersyukur. Karena Allah adalah Pemberi rezki. Dia membalas pemberian kalian dengan balasan terpuji, sedangkan harta yang kalian berikan itu adalah pemberian-Nya juga sebelumnya. Inspirasi macam apa gerangan? Motivasi macam apa gerangan dan tarbiayah hati macam apa gerangan yang erdapat dalam metode yang amat dahsyat ini?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manakala tidak mau berinfak atau memebrikan yang buruk dan jelek sesunguhnya menunjukkan motivasi yang buruk dan keyakinan terhadap apa yang ada di sisi Allah yang terganggu. Juga ketakutan pada kemiskinan yang tidak mungkin dimiliki jiwa yang terhubung dengan Allah, bergantung pada-Nya dan menyadari semua yang ada pada dirinya akan kembali kepada Allah. Allah membuka faktor-faktor pendorong tersebut bagi orang-orang beriman agar terlihat nyata dan agar mereka mengetahui dari mana tumbuhnya nafsu dan apa saja yang mempengaruhi hati… Itulah setan. “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia . Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setan menakut-nakuti kamu akan kefakiran. Itulah faktor yang mempengaruhi jiwamu untuk tamak, kikir dan kompetisi tidak sehat. Setan juga menyuruh kamu berbuat fahsyak (keji). “Fahsyak” adalah setiap maksiat. Artinya, melampaui batas. Kendati kata “fahsyak” mendominasi makna makasiat tertentu, akan tetapi kata tersebut juga mencakup semua bentuk maksiat. Ketakutan fakir / miskin di kalangan kaum Jahiliyah sehingga mereka menguburkan anak-anak wanita hidup-hidup juga diesebut “fahsyak”. Rakus dalam mengumpulkan harta sehingga mendorong melakukan tarnsasksi riba, juga disebut “fahsyak”. Sesungguhnya takut miskin disebabkan infak fi sabilillah juga termasuk “fahsya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika setan menjanjikan Anda kemiskinan dan menyuruh berbuat “fahsyak”, Allah menjanjikan Anda ampunan dan karunia. “Allah menjanjikan kamu ampunan dan karunia”. Didahulukan “ampunan” dan diakhirkan “ karunia”, karena karunia itu sebagai tambahan di atas “ampunan”. Termasuk juga pemebrian rezki di bumi ini, sebagai balasan pengorbanan di jalan Allah. “ Allah Maha Luas (karunia) dan Maha Mengetahui”. Dia memberi kelapanagan (rezki) dan mengetahui apa yang menjadi was-was (bisikan) dalam dada manusia dan apa yang terbetik dalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah idak hanya memberikan harta dan tidak ahanya ampunan. Akan tetapi memberikan “hikmah”, yakni kemampuan merealisasikan niat, lurus, menyadari penyakit dan tujuan dan meletakkan masalah pada temapatnya dengan tepat dan visi serta kesadaran penuh. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak”. Diberikan-Nya niat dan-Nya pula kesadaran mengenal penyakit dan tujuan sehingga tidak tersesat dalam menilai permasalahan / perkara. Diberikan-Nya kemampuan melihat yang mencerahkan yang membimbing memperoleh yang baik dan benar dari pergerakan dan perbuatan… Semua itu adalah kebaikan yang banyak dan beragam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan tidka ada yang dapat mengambil peringatan keculi mereka yang memiliki pemikiran”. Orang yang memiliki “lub” yakni akal, dialah yang ingat dan tidak lupa, hati-hati, tidak lalai, mengambil pelajaran dan tidak terjerumus ke kesesatan. Ini adalah tugas akal. Tugasnya adalah mengingat petunjuk wahyu dan bukti-buktinya serta memanfaatkannya sehingga tidak hidup main-main dan lalai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hikmah ini diberikan Allah kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Hikmah itu terkait dengan kehendak Allah Subhanah. Ini adalah kaedah dasar dalam konsepsi Islam. Yakni, mengembalikan segala sesuatu pada kehendak mutlak dan pilihan Allah. Pada waktu yang sama, Al-Qur’an menetapkan hakikat lain, yakni siapa yang menginginkan hidayah dan berusaha meraihnya serta bersungguh-sungguh untuknya, maka Allah tidak akan menghalanginya dan bahkan menolongnya : “ Dan orang-orang yang bersusngguh-sungguh di jalan Kami pasti Kamu tunjukkan jalan Kami dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang baik (professional)”. Hendaklah merasakan ketenangan setiap orang yang datang meraih petunjuk Allah bahwa kehendak Allah akan memberinya pentunjuk, hikmah dan kebaikan yang banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada hakikat lain – sebelum membahas masalah ini dengan luas – sebelum meninggalkan renungan ini pada firmal Allah: “ Setan menjanjikan padamu kemiskinan dan menyuruhmu berbuat “fahsyak”, sedangkan Allah Allah menjanjikan padamu ampunan dan karunia. Dan Allah Maha luas (karunia) dan Maha Mengetahui. Dia memberika “hikmah” kepada orang yang dikehendaki….”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya di hadpan manusia hanya ada dua jalan, tidak ada jalan yang ketiga. Jalan setan atau jalan Allah. Apakah dia mendengar janji Allah atau janji setan. Siapa yang tidak berjalan di atas jalan Allah dan mendengarkan janji-Nya maka orang itu pasti berjalan di atas jalan setan dan mengikiuti janjinya. Sebab itu, tidak ada manhaj (yang lurus) kecuali hanya satu, yaitu “al-haq”… Manhaj yang disyariatkan Allah. Selain itu adalah milik setan dan dari setan.&lt;/p&gt; Hakikat ini ditetapkan Al-Qur’an Al-Karim dan diulang-ulang serta amat ditekankan, agar tidak ada lagi argumentasi bagi orang yang ingin menyimpang dari manhaj Allah, kemudian mengklaimnya sebagi petunjuk dan kebenaran; dalam masalah apa saja. Tidak ada lagi remang-remang atau tertutup. Allah… atau setan. Manhaj Allah…. atau manhaj setan. Jalan Allah… atau jalan setan bagi yang menghendaki dan memilihnya. “Agar celaka orang yang celaka dengan nyata (argumentasi) dan hidup (dalam petunjuk) orang yang hidup dengan nyata”. Tidak ada lagi remang-remang, tertutup dan terbungkus… Sesungguhnya yang ada hanyalah “hudan” (petunjuk) atau kesesatan. Hak itu hanya satu dan tidak berbilang. “Dan tidak ada lagi setelah hak itu melainkan kesesatan”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8103415913125431579-3467037336833913813?l=muslimandiri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimandiri.blogspot.com/feeds/3467037336833913813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/sistem-ekonomi-islam_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3467037336833913813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8103415913125431579/posts/default/3467037336833913813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimandiri.blogspot.com/2009/02/sistem-ekonomi-islam_04.html' title='Sistem Ekonomi Islam'/><author><name>MusliMediaNet</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04269207506553740904</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
